Marco Melandri: Rossi Siuman Baya, Dong!

Marco Melandri: Rossi Siuman Baya, Dong!

Mantan pebalap MotoGP, Marco Melandri menanggapi rivalnya, Valentino Rossi, yang sedang gigih mau lalu pacuan. Bagi Melandri, Rossi wajib siuman diri kalau umurnya tidak lagi belia.

Rossi ditentukan tidak lagi membalap buat Regu Yamaha MotoGP buat masa 2021. Rider yang terkini kesekian tahun ke- 41 itu kehabisan letaknya sehabis digusur pebalap belia potensial, Fabio Quartararo.

Alternatif buat Rossi lalu beradu di MotoGP sedang terbuka, informasinya ia hendak lanjut dengan regu Petronas SRT Yamaha. Rossi hendak mengutip ketetapan terpaut pekerjaannya itu sehabis masa MotoGP 2020 diawali.

Melandri, yang sempat jadi lawan rossi di atas jalan, menyarakan rider gaek asal Italia itu buat pensiun saja. Bagi Melandri, Rossi sudah berlagak kebayi- bayian dengan lalu mau mengalami rider angkatan belia. Sementara itu kompetitor yang sesungguhnya merupakan durasi.

Baca pula: Aman Balik Tahun ke- 41, Valentino Rossi

” Ia sangat berumur buat MotoGP. Memanglah susah buat diperoleh tetapi kita wajib jujur pada diri sendiri. Itu tidak bagus bila kalian senantiasa mendesakkan diri, tetapi tidak hadapi kemajuan lagi,” ucap Melandri pada Speedweekk. de.

Melandri memandang rider- rider yang berumur lebih belia di MotoGP dikala ini mempunyai style membalap yang berlainan. Quantararo dkk disebutnya memiliki raga serta psikologis yang berlainan bila dibanding dengan angkatan Rossi.

” Dikala ini rider yang umurnya 20 tahunan, mereka tercantum ke dalam angkatan berlainan. Mereka mempunyai style berkendara, raga, serta psikologis yang berlainan. Quartararo tadinya merupakan pebalap yang tidak sangat kilat di jalan, tetapi saat ini beliau memperoleh motor yang sesuai dengan dirinya serta memperoleh hasil yang luar lazim,” imbuh Melandri.

Baca pula: Jika Rossi Pensiun dari MotoGP, Akankah Pemasaran Yamaha Drop?

” Tidak terdapat yang suka kala Rossi pensiun. Sangat tidak itu yang diharapkan Dorna sebab Rossi menciptakan banyak duit buat mereka. Pensiun lebih sulit dari lalu lanjut. Kompetitor sesungguhnya merupakan durasi serta itu tidak dapat dihentikan serta lalu berjalan. Seseorang pebalap wajib menyambut kalau tahun lalu serta kehidupan berganti,” tutur Melandri.

Atasan Dorna, Carmelo Ezpeleta menyangkal asumsi jika Rossi telah sangat berumur. Baginya baya bukan permasalahan dalam pacuan. Dengan cara raga Ezepeleta berkata Rossi lebih bugat walaupun dengan cara psikologis beliau mempunyai dorongan yang berlainan.

” Aku pikir ini bukan permasalahan baya. Bila kalian memandang Valentino saat ini, dengan cara raga beliau lebih bagus dari 10 tahun kemudian. Kenapa ia terkini saat ini bimbingan? Dahulu ia tidak melaksanakannya. Aku sepakat sehabis demikian tahun hendak terdapat keletihan berkompetisi dengan cara psikologis melampaui keletihan raga,” paham Ezpeleta.

Autor : sekaliklik.id