Peraturan pemerintah tentang keselematan kerja

Penandatanganan Peraturan Menteri No. 38 tahun 2014 yang mengatur kursus Sistem Manajemen Keselamatan Tambang (FSMS) harus disambut dengan gembira. Karena, dengan peraturan ini para praktisi HSE dan profesional yang bertugas di pertambangan menjadi lebih mudah karena mau tidak mau perusahaan harus menerapkan sistem manajemen dengan pengawasan langsung dari pemerintah.

lihat juga : ahli k3 umum bekasi

Untuk mendukung Peraturan Menteri, PT Bukit Asam (Persero) Tbk atau PTBA telah menerapkan FSMS dengan mensosialisasikan kepada semua karyawan dan mitra dalam seminar yang berlangsung di Auditorium IV Gedung Serba Guna (GSG) gedung Tanjung Enim, Kamis (2) / 11/2016) lalu.

Dalam seminar tersebut, PTBA menjelaskan langkah-langkah efektif untuk mengimplementasikan pekerjaan sistem keselamatan, yang melibatkan pernyataan komitmen manajemen puncak, peran aktif tingkat manajemen setiap lini, sumber daya pendukung, komunikasi yang efektif, tinjauan manajemen terhadap sistem, dan pengembangan sistem .

Seperti diketahui, Peraturan Menteri tentang FSMS didasarkan pada Sistem Manajemen Keselamatan Kesehatan Kerja (SMK3) yang dikeluarkan oleh Departemen Tenaga Kerja. Namun, implementasi FSMS K3 lebih cenderung mengadopsi sistem keselamatan di dunia, seperti OHSAS, NOSA, SMK3, dan sebagainya. Dengan demikian, keselamatan tenaga kerja akan dipertahankan dalam muatan di lingkungan kerja.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *